PengertianPackage Pada Java. Package adalah fitur pada Java untuk mengelompokkan berbagai hal (kelas, interface, enum, dsb) yang memiliki fungsi berkaitan. Package dapat diibaratkan sebagai folder yang mengelompokkan berbagai jenis file. Dengan package program dapat dibuat lebih rapi dan terhindar dari konflik karena penamaan yang sama.
pzoD. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Struktur Dasar Program Java agar kita dapat memahami apa saja struktur dan aturan penulisan sintaks pada program Java, setiap bahasa pemrograman memiliki struktur dan aturan penulisan sintaks yang merupakan bahasa pemrograman yang dikembngkan dari bahasa C dan tentunya akan banyak mengikuti gaya penulisan dari bahasa baru pertama kali melihat program Java, mungkin kita akan apa? itu apa?Coba perhatikan contoh berikutpackage Program { public static void mainString args[]{ World"; }}Banyak hal yang kita belum itu package?Apa itu class?…dan mengapa ditulis seperti itu?Oleh sebab itu, kita perlu belajar sintaks dasar dan struktur dari program kita mulai…Struktur Program Java secara umum dibagi menjadi 4 bagianDeklarasi PackageImpor LibraryClassMethod MainMari kita bahas satu per satu dari struktur diatas…1. Deklarasi PackagePackage merupakan sebuah folder yang berisi sekumpulan program package biasanya dilakukan saat membuat program atau aplikasi deklarasi packagepackage nama package mengikuti nama domain dari sebauh vendor yang mengeluarkan program contoh di atas, adalah nama domain dari nama domain dibalik, lalu diikuti nama kalau kita tidak mendeklarasikan package?Boleh-boleh saja dan programnya akan tetap bisa nanti saat produksi, misalnya saat membuat aplikasi Android, kita wajib mendeklarasikan Bagian ImporPada bagian ini, kita melakukan impor library yang dibutuhkan pada merupakan sekumpulan class dan fungsi yang bisa kita gunakan dalam membuat impor libraryimport contoh tersebut, kita mengimpor class Scanner dari package Bagian ClassJava merupakan bahasa pemrograman yang menggunakan paradigma OOP Object Oriented Programming.Setiap program harus dibungkus di dalam class agar nanti bisa dibuat menjadi kamu belum paham apa itu OOP?Cukup pahami class sebagai deklarasi nama Program { public static void mainString args[]{ World"; }}Ini adalah blok class dibuka dengan tanda kurung kurawal { kemudian ditutup atau diakhiri dengan }.Di dalam blok class, kita dapat mengisinya dengan method atau fungsi-fungsi dan juga contoh di atas, terdapat method main.4. Method MainMethod main atau fungsi main merupakan blok program yang akan dieksekusi pertama adalah entri point dari main wajib kita buat. Kalau tidak, maka programnya tidak akan bisa method main.public static void mainString args[]{ World";}Penulisannya harus seperti ini…Method main memiliki parameter args[]. Parameter ini nanti akan menyimpan sebuah nilai dari argumen di command di dalam method main, terdapat statement atau fungsi World";Ini adalah fungsi untuk menampilkan output teks ke layar sekian dulu pembahasan tentang Struktur Dasar Program JavaSampai jumpa lagi pada kesempatan berikutnya …Semoga bermanfaat.
Skip to content Halo Teman-teman, bertemu lagi di tutorial Java Programming! Kali ini, kita akan membahas mengenai struktur program di Java dengan Aplikasi Netbeans. Mari kita Mulai ! Struktur Program JavaJava merupakan program yang berbasis OOP Object Oriented Programming sehingga penulisan struktur kode nya terbilang rapi, yaitu kita akan banyak mengenal dan melihat class-class. Pertama-tama saya sudah membuat sebuah Project Java dengan nama Java_Programming, Package dengan nama Fungsi_Input_Output dan sebuah Class dengan nama seperti gambar dibawah ini Package adalah sebuah tempat yang berisi sekumpulan class-class. Package biasanya digunakan untuk memisahkan class-class atau mengelompokkan class-class yang berhubungan / sesuai. Class adalah sebuah file yang berisikan kumpulan perintah, object atau variabel, function dan method-method. Ketika kita membuat sebuah package dan Class, maka di dalam Class tersebut belum ada coding apapun seperti yang terlihat pada Gambar 2. Jika kosong seperti ini, maka program yang kita buat tidak akan bisa dijalankan, karena tidak mempunyai main method. maka harus ditambahkan fungsi main methodnya di dalam public class fungsi_output public static void mainString[] args{ } Keterangan – Public = hak akses untuk class. Berarti class/method ini dapat diakses secara umum.– Static = tipe class/method nya merupakan static. Perbedaan dari static dan non-static adalah cara pemanggilannya.– Void = kosong / netral. berarti pada main method ini tidak mengembalikan nilai bertipe data khusus.– Main = utama. Berarti class/method ini yang akan dijalankan pertama kali saat program di run.– String[] = deklarasi sebuah array dalam tipe data String– Args = variabel yang bertipe array Tampilan script lengkapnya adalah sebagai berikut Setelah membuat main method, maka script code yang akan kita buat harus disimpan di dalam main method agar dapat dibaca ketika di Program Java, kita membutuhkan titik koma; sebagai akhir dari statement. Berikut contoh code Java untuk mencetak Hello World. Demikian penjelasan mengenai Struktur Program Java, semoga bermanfaat. Sampai bertemu di Materi Selanjutnya yaitu Tipe data dan Variabel di Java.
Banyak orang menyebut bahwa Java merupakan bahasa pemrograman yang powerful. Hal ini mengingat sifatnya yang multiplatform dan dikenal memiliki library yang lengkap. Oleh sebab itu, tak heran bila Java menjadi salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan saat ini. Penasaran seperti apa bahasa pemrograman Java? Yuk, simak penjelasan dari Glints berikut ini. Mengenal Sejarah Java © Pexels Pada tahun 1991, bahasa pemrograman Java pertama kali dikembangkan lewat sebuah proyek bernama “The Green Project” yang dibentuk oleh Sun Microsystems. Beranggotakan James Gosling, Patrick Naughton, dan Mike Sheridan, proyek ini memiliki tujuan untuk menciptakan bahasa pemrograman baru yang lebih andal dari C dan C++. Setelah proyek berjalan selama 18 bulan, James Gosling, sang developer, akhirnya berhasil mengembangkan bahasa pemrograman baru yang diberi nama Oak. Sayangnya, nama tersebut telah terdaftar sebagai merek dagang dari perusahaan Oak Technology. Akhirnya, sekitar tahun 1995, Sun Microsystem kemudian resmi mengubah nama Oak menjadi Java yang kabarnya terinspirasi dari java coffee/kopi Jawa. Itu sebabnya, logo bahasa pemrograman Java bergambar secangkir kopi. Pengertian Bahasa Pemrograman Java © Freepik Java dikenal memiliki moto “Write Once, Run Anywhere”. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kode program yang ditulis menggunakan Java bisa langsung dijalankan pada platform berbeda-beda tanpa perlu menyusun ulang. Mengapa bisa demikian? Penulisan kode program Java biasanya disimpan dalam file berekstensi java. Dengan menggunakan javac compiler, kamu bisa menyusun file berekstensi java menjadi file berekstensi class. File berekstensi class inilah yang disebut sebagai bytecode dan bisa dijalankan di seluruh Java Virtual Machine JVM. Dilihat dari penggunaannya, sebagai bahasa pemrograman umum kamu bisa memanfaatkan Java untuk membuat berbagai bentuk aplikasi. Hal itu berlaku mulai dari aplikasi berbasis desktop, website, mobile, hingga aplikasi embedded device seperti perangkat pintar atau microprosesor. Sementara dalam praktiknya, bahasa Java tidak mendukung pemrograman prosedural melainkan menggunakan konsep pemrograman berbasis object. Baca Juga Tips dan Referensi Materi Belajar Java untuk Pemula Mengapa Java Digunakan? Dilansir dari ThoughtCo, ada beberapa alasan mengapa bahasa pemrograman Java dipergunakan, di antaranya adalah 1. Mudah digunakan Dasar dari Java adalah bahasa pemrograman C++. Meskipun bahasa pemrograman tersebut cukup kuat, tetapi tergolong konteks dan tidak cukup untuk berbagai kebutuhan Java. Java dibangun dari dan menjadi semacam peningkatan dari bahasa pemrograman tersebut. Hal ini membuat Java menjadi bahasa pemrograman yang kuat dan sederhana untuk digunakan. Secara khusus, jika kamu sudah familiar dengan C++, kamu kemungkinan besar tidak akan banyak kesulitan untuk mempelajari Java. 2. Berorientasi pada objek Seperti disebutkan di atas, hal ini terkait dengan sifatnya yang merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek. Hal ini berbeda dengan bahasa pemrograman C++ yang bisa dianggap semi beriorentasi pada objek. Java memiliki beberapa fitur dari bahasa pemrograman berorientasi objek atau object-oriented programming language OOP. Hal-hal tersebut di antaranya adalah abstraction, encapsulation, inheritance dan polymorphism. 3. Keamanan Pada awalnya, Java ditujukan untuk perangkat mobile yang bertukar data lewat jaringan. Hal ini membuat bahasa Java dibangun dengan tingkat keamanan tinggi. Java sendiri bisa dikatakan adalah salah satu bahasa pemrograman dengan tingkat keamanan yang tinggi. Menurut CodeJava, sekarang ini tidak terdengar ada virus yang menyerang aplikasi Java. 4. Bisa digunakan di berbagai platform Sebuah program idealnya bisa bekerja terlepas dari platform apa yang digunakan untuk mengeksekusinya. Java ditulis sebagai bahasa pemrograman yang portabel dan bisa digunakan lintas platform. Hal tersebut membuatnya dapat digunakan di berbagai sistem operasi, hardware, ataupun perangkat. Ini sejalan dengan slogan write once, run anywhere yang identik dengan bahasa pemrograman ini. Penggunaan Bahasa Pemrograman Java © Freepik Dilansir dari w3schools, Java dapat digunakan untuk beberapa hal, di antaranya adalah aplikasi mobile terutama Android aplikasi desktop aplikasi web server web dan aplikasi server game koneksi database Selain hal-hal di atas, sebenarnya ada banyak lagi kegunaaan dari Java. Hal tersebut menandakan bahwa bahasa tersebut adalah bahasa pemrograman yang memang banyak digunakan. Komponen Penting Java © Dilansir dari JournalDev, ada tiga komponen penting dari Java. Ketiga komponen tersebut adalah 1. JDK Java Development Kit JDK merupakan komponen inti dari Java. Komponen ini memberikan semua tools, executables, binaries yang diperlukan untuk menyusun, men-debug, dan mengeksekusi sebuah program Java. 2. JVM Java Virtual Machine JVM kerap dianggap sebagai jantung dari bahasa pemrograman Java. Ketika menjalankan program Java, JVM bertugas untuk mengonversi byte code menjadi kode yang lebih spesifik. 3. JRE Java Runtime Environment JRE merupakan implementasi dari JVM. JVM memberikan platform untuk mengeksekusi program-program Java. Baca Juga 8 Kiat Agar Lancar Belajar Bahasa Pemrograman Contoh Java Framework © Freepik Bicara mengenai dunia pemrograman komputer, framework menjadi istilah yang tidak asing lagi. Sederhananya, framework dapat diartikan sebagai komponen pemrograman yang sudah jadi dan siap digunakan kapan saja. Secara umum, framework tersusun dari MVC Model, View, Controller. Nah, di dalam MVC ini kamu bisa mengelompokkan mana fungsi inputan, proses, dan output dari sebuah aplikasi. Kalau kamu yang ingin membangun website menggunakan bahasa pemrograman Java, berikut web framework untuk Java yang sering digunakan. 1. Vaadin Framework Vaadin Framework memiliki kelebihan berupa kode yang digunakan memiliki kemiripan dengan source code Java SE. Kalau sebelumnya kamu pernah menggunakan Swing, maka tidak akan kesusahan untuk beradaptasi dengan Vaadin Framework. 2. Spring MVC Pertama kali dirilis tahun 2003, Spring Framework merupakan framework open source yang menggunakan dasar pemrograman berbasis objek di dalamnya. Selain itu, framework satu ini memungkinkan programmer untuk bekerja dengan teknologi dan library dari pihak ke tiga yang berbeda. 3. Java Server Pages JSP JSP termasuk salah satu framework yang cukup terkenal dalam mengembangkan aplikasi web. Bagi seseorang yang terbiasa menggunakan Java, sudah pasti tidak akan menemukan kesulitan saat menggunakannya. Urusan performa, JSP cenderung memiliki performa yang baik karena di dalamnya telah dilakukan proses compile untuk menjadi servlet—class Java yang siap dijalankan oleh web server. Baca Juga Cara Praktis Belajar Coding untuk Pemula, Coba Yuk! Itulah ulasan mengenai apa itu bahasa pemrograman Java lengkap dengan framework yang bisa kamu gunakan. Buat kamu yang ingin bergelut dalam dunia programming, maka menguasai bahasa Java bisa menjadi keuntungan tersendiri. Jika sudah menguasainya, mungkin sudah saatnya bagi kamu untuk bekerja di bidang IT. Nah, untuk mendapatkan informasi seputar pekerjaan di bidang IT, segera daftarkan diri di Glints dan dapatkan update lowongan kerja terbarunya. What Is Java Computer Programming Language? Understand 9 features of Java programming language Java Introduction What is Java Programming Language?
JavaPada contoh program di pembahasan sebelumnya, kita hanya menulis kode intruksi pada fungsi main main adalah fungsi utama dalam program Java. Semua kode yang kita tulis di dalamnya, akan langsung masalahnya sekarang“Bagaimana kalau kita membuat program yang cukup besar, apakah kita masih bisa menulis semua kodenya di dalam fungsi main?”Bisa-bisa saja, tapi kurang efektif dan akan menghabiskan banyak tenaga untuk mengetik lagi kalau ada error…“Lalu solusinya bagaimana?”Solusinya menggunakan prosedur/ dapat memecah program menjadi sub-sub program, sehingga kita bisa membuat program lebih prosedur/fungsi dapat mengurangi pengetikan kode yang kesempatan ini, kita akan belajar menggunakan prosedur/fungsi pada Java untuk membuat kita kenalan dulu dengan prosedur dan fungsi. Setelah itu, dilanjutkan dengan contoh program. Pengertian Prosedur, Fungsi, dan MethodJangan bingung…karena ketiga-tiganya Fungsi, dan Method itu adalah sebutan untuk fungsi yang tidak mengembalikan nilai. Fungsi ini biasanya ditandai dengan kata kunci adalah sebutan untuk fungsi yang mengembalikan adalah fungsi yang berada di dalam Class. Sebutan ini, biasanya digunakan pada memudahkan, mari kita sebut semuanya Membuat Fungsi di JavaFungsi harus dibuat atau ditulis di dalam dasarnya seperti inistatic TypeDataKembalian namaFungsi{ // statemen atau kode fungsi }PenjelasanKata kunci static, artinya kita membuat fungsi yang dapat dipanggil tanpa harus membuat instansiasi Nanti saya adalah tipe data dari nilai yang dikembalikan setelah fungsi adalah nama fungsinya. Biasanya ditulis dengan huruf kecil di awalnya. Lalu, kalau terdapat lebih dari satu suku kata, huruf awal di kata kedua ditulis void ucapSalam{ Pagi"; }Tipe data void artinya kosong, fungsi tersebut tidak mengebalikan nilai Memanggil/Eksekusi FungsiSetelah kita membuat fungsi, selanjutnya kita akan mengeksekusi dapat dipanggil dari fungsi main atau dari fungsi yang pemanggilan fungsi dalam dalam funsgi mainpublic static void mainString[] args{ ucapSalam; }Maka akan menghasilkan outputKode lengkapnya, silahkan dicoba sendiriclass BelajarFungsi { // membuat fungsi ucapSalam static void ucapSalam{ Pagi"; } // membuat fungsi main public static void mainString[] args{ // memanggil/eksekusi fungsi ucapSalam ucapSalam; } }Fungsi dengan ParameterParameter adalah variabel yang menampung nilai untuk diproses di dalam fungsi. Parameter berperan sebagai input untuk dasarnya seperti inistatic TipeData namaFungsiTipeData namaParameter, TipeData namaParameterLain{ // kode fungsi }PenjelasanParameter ditulis di antara tanda kurung ...;Parameter harus diberikan tipe data;Bila terdapat lebih dari satu parameter, maka dipisah dengan tanda fungsi yang memiliki parameterstatic void ucapinString ucapan{ }Pada contoh tersebut, kita membuat parameter bernama ucapan dengan tipe String. Sehingga kita bisa menggunakan variabel ucapan di dalam pemanggilan fungsi yang memiliki parameterucapin"Hallo!"; ucapin"Selamat datang di pemrograman Java"; ucapin"Saya kira ini bagian terakhir"; ucapin"Sampai jumpa lagi, ya!";Hasil outputnyaHallo! Selamat datang di pemrograman Java Saya kira ini bagian terakhir Sampai jumpa lagi, ya!Fungsi yang Mengembalikan NilaiSetelah fungsi memproses data yang diinputkan melalui parameter, selanjutnya fungsi harus mengembalikan nilai agar dapat diolah pada proses nilai pada fungsi menggunakan kata kunci int luasPersegiint sisi{ int luas = sisi * sisi; return luas; }Pada contoh tersebut, kita membuat sebuah parameter bernama sisi. Kemudian fungsi akan mengembalikan nilai dengan tipe int integer dari variabel pemanggilanya Persegi dengan panjang sisi 5 adalah " + luasPersegi5;Hasil OutputLuas Persegi dengan panjang sisi 5 adalah 25Pemanggilan Fungsi di Fungsi LainFungsi-fungsi dapat saling memanggil untuk memproses sebuah program Kalkulator Bangun Ruang memiliki fungsi-fungsi luasPersegi, luasPersegiPanjang, luasSegitiga, luasBalok, luasKubus tersebut dapat saling membantu, contoh fungsi luasKubus membutuhkan fungsi luasPersegi.RumusLuas Kubus = 6 * luasPersegi; Luas Persegi = sisi * sisi;Maka programnya bisa dibuat seperti inipublic class BangunRuang { public static void mainString[] args { int s = 12; int luas = luasKubuss; } // membuat fungsi luasPersegi static int luasPersegiint sisi{ return sisi * sisi; } // membuat fungsi luasKubus static int luasKubusint sisi{ // memanggil fungsi luasPersegi return 6 * luasPersegisisi; } }Hasil outputFungsi Static dan Non-StaticPada contoh-contoh diatas, kita menggunakan kata kunci static sebelum membuat kunci static akan membuat fungsi dapat dieksekusi langsung, tanpa harus membuat instansiasi objek dari class FungsiStatic { // Fungsi non-static void makanString makanan{ sedang makan " + makanan; } // fungsi static static void minumString minuman{ sedang minum " + minuman; } // fungsi main public static void mainString[] args { // pemanggilan fungsi static minum"Kopi"; // mambuat instansiasi objek saya dari class FungsiStatic FungsiStatic saya = new FungsiStatic; // pemanggilan fungsi non-static Goreng"; } }Pada contoh tersebut, fungsi makan adalah fungsi non-static. Sedangkan fungsi minum adalah fungsi output dari program di atasSaya sedang minum Kopi Hi! Saya sedang makan Nasi GorengApabila kita tidak membuat objek untuk memanggil fungsi non-static, maka akan terjadi Global dan Variabel Lokal pada JavaVariabel global adalah variabel yang bisa diakses dari semua fungsi. Sedangkan variabel lokal adalah variabel yang hanya bisa diakses dari dalam fungsi tempat variabel itu kita lihat contohnyaclass ProgramKu{ // ini variabel global static String nama = "Programku"; static String version = " static void help{ // ini variabel lokal String nama = "Petani Kode"; // mengakses variabel global di dalam fungso help " + nama; " + version; } public static void mainString args[]{ // panggil fungsi help help; " + nama; " + version; } }Hasil outputnyaNama Petani Kode Versi Nama Programku Versi pemanggilan fungsi help kita membuat ulang variabel nama. Sehingga variabel nama menjadi variabel lokal pada fungsi help dan nilainya berubah menjadi "Petani Kode".Sedangkan, saat kita akases lagi variabel nama melalui fungsi main nilainya tetap sama seperti yang Program dengan Fungsi dan ProsedurProgram ini adalah program sederhana dengan fitur sebagai berikutBaca data dari ArrayListSimpan data ke ArrayListUbah dataHapus DataKeluarBelum tahu tentang ArrayList?Silahkan baca meteri Mengenal Array di JavaBaiklah, silahkan buat class baru bernama FungsiProsedur. Lalu impor class-class yang import import import itu buat variabel global di dalam class FungsiProsedurstatic ArrayList listBuah = new ArrayList; static boolean isRunning = true; static InputStreamReader inputStreamReader = new InputStreamReader static BufferedReader input = new BufferedReaderinputStreamReader;PenjelasanVariabel listBuah adalah variabel global untuk menyimpan nama-nama isRunning adalah variabel global untuk membuat inputStreamReader dan input adalah objek yang kita butuhkan untuk mengambil input dari itu, buat masing-masing untuk menampilkan menustatic void showMenu throws IOException { MENU ========"; Show All Buah"; Insert Buah"; Edit Buah"; Delete Buah"; Exit"; MENU> "; int selectedMenu = switchselectedMenu{ case 1 showAllBuah; break; case 2 insertBuah; break; case 3 editBuah; break; case 4 deleteBuah; break; case 5 break; default salah!"; } }Fungsi tersebut bertugas untuk menampilkan menu dan menentukan fungsi mana yang akan dipanggil berdasarkan nomer menu yang itu throws IOException?Nanti saya akan bahas di kesempatan berikutnya. Untuk saat ini diabaikan saja dulu. Ini karena kita menggunakan Buffereader, jadi throws IOException wajib untuk menampilkan datastatic void showAllBuah{ if ada data"; } else { // tampilkan semua buah forint i = 0; i "; int selectedMenu = switchselectedMenu{ case 1 showAllBuah; break; case 2 insertBuah; break; case 3 editBuah; break; case 4 deleteBuah; break; case 5 break; default salah!"; } } static void showAllBuah{ if ada data"; } else { // tampilkan semua buah forint i = 0; i 1 Belum ada data ========= MENU ======== [1] Show All Buah [2] Insert Buah [3] Edit Buah [4] Delete Buah [5] Exit PILIH MENU> 2 Nama buah Apel ========= MENU ======== [1] Show All Buah [2] Insert Buah [3] Edit Buah [4] Delete Buah [5] Exit PILIH MENU> 1 [0] Apel ========= MENU ======== [1] Show All Buah [2] Insert Buah [3] Edit Buah [4] Delete Buah [5] Exit PILIH MENU> Silahkan coba untuk melakukan insert, edit, dan Kata…Jika kamu mengikuti tutorial ini dari awal sampai fungsi. Maka, bisa dikatakan kamu sudah menguasai dasar pemrograman dengan perbanyak latihan, agar semakin ada yang belum dipahami, silahkan ditanyakan melalui silahkan pelajariKonsep Dasar OOP pada JavaJava dan MySQL Membuat Program CRUD
Halo Teman-teman, bertemu lagi di tutorial Java Programming!Kali ini, kita akan membahas mengenai struktur program di Java dengan Aplikasi Netbeans. Mari kita Mulai ! Struktur Program JavaJava merupakan program yang berbasis OOP Object Oriented Programming sehingga penulisan struktur kode nya terbilang rapi, yaitu kita akan banyak mengenal dan melihat class-class. Pertama-tama saya sudah membuat sebuah Project Java dengan nama Java_Programming, Package dengan nama Fungsi_Input_Output dan sebuah Class dengan nama seperti gambar dibawah ini Package adalah sebuah tempat yang berisi sekumpulan class-class. Package biasanya digunakan untuk memisahkan class-class atau mengelompokkan class-class yang berhubungan / sesuai. Class adalah sebuah file yang berisikan kumpulan perintah, object atau variabel, function dan method-method. Ketika kita membuat sebuah package dan Class, maka di dalam Class tersebut belum ada coding apapun seperti yang terlihat pada Gambar 2. Jika kosong seperti ini, maka program yang kita buat tidak akan bisa dijalankan, karena tidak mempunyai main method. maka harus ditambahkan fungsi main methodnya di dalam public class fungsi_output public static void mainString[] args{ } Keterangan – Public = hak akses untuk class. Berarti class/method ini dapat diakses secara umum.– Static = tipe class/method nya merupakan static. Perbedaan dari static dan non-static adalah cara pemanggilannya.– Void = kosong / netral. berarti pada main method ini tidak mengembalikan nilai bertipe data khusus.– Main = utama. Berarti class/method ini yang akan dijalankan pertama kali saat program di run.– String[] = deklarasi sebuah array dalam tipe data String– Args = variabel yang bertipe array Tampilan script lengkapnya adalah sebagai berikut Setelah membuat main method, maka script code yang akan kita buat harus disimpan di dalam main method agar dapat dibaca ketika di Program Java, kita membutuhkan titik koma; sebagai akhir dari statement. Berikut contoh code Java untuk mencetak Hello World. Demikian penjelasan mengenai Struktur Program Java, semoga bermanfaat. Sampai bertemu di Materi Selanjutnya yaitu Tipe data dan Variabel di Java. Sumber
tuliskan dan jelaskan struktur penulisan kode program java