Galianalur kabel untuk kabel primer memiliki spesifikasi yaitu kedalaman minimal 80 cm, lebar bagian atas 40 cm, dan lebar bagian bawah 30 cm atau sesuai perda setempat. Pemasangan Kabel Tanah Tanam Langsung Menyeberangi Parit. Pertama-tama kabel dimasukkan ke dalam pipa yang terbuat dari besi galvanis yang memiliki diameter 4 inch. Masing
Sebutkanbagian kabel tanam langsung. Seperti halnya pada tanaman lain Anda harus memilih tempat yang terang dan tanah yang lembap untuk menanam setek mawar. Lebar galian bagian atas alur kabel lebih kurang 40 cm dan bagian bawah lebih kurang 30 cm seperti terlihat pada Gambar 3-01 a dibawah ini. Kabel S ekund r.
KabelTanah Tanam Langsung, yaitu kabel yang ditempatkan di bawah tanah tanpa pelindung pipa. Sebutkan 3 jenis kabel udara serat optic! Jawab : a. All Dielectric Self Supporting. Pada kulit kabel bagian luar diberi tambahan lilitan baja yang disebut dengan metallic bearer yang gunanya sebagai pengikat tambatan atau tempat menjepit
Semuapihak yang tidak mungkin penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak membantu dalam penyelesaian skripsi ini. Semoga amal kebaikan yang telah diberikan mendapat imbalan pahala dari dengan Kabel Tanah Tanam Langsung (KTTL) yang telah mengalami proses kontaminasi air. Objek penelitian adalah kabel distribusi telepon yang berupa
KabelUtp Terdiri Dari 8 Buah Kabel Sebutkan Warna Dan Urutannya KABELIAU from kabeliau.blogspot.com. Berikut ini adalah beberapa bagian kabel fiber optic: Dalam kabel serat optik, terdapat bagian inti atau core yang mana pada bagian ini, gelombang cahaya akan disalurkan kemudian merambat dan memiliki indeks bias lebih besar dari lapisan kedua.
SeePage 1. Tabel 8.3 Dimensi Galian Tanam Langsung SKTM pada taman/tanah biasa Jumlah kabel Lebar [cm] Kedalaman *) [cm] 1 40 80 2 50 80 3 60 80 4 80 80 5 60 90 6 60 90 7 80 100 Sebelum kabel diletakan pada galian, untuk mengantisipasi dissipasi panas dan kelenturan, galian harus di lapisi pasir setebal 10 cm terlebih dulu; demikian juga
Bambusendiri merupakan satu dari sekian tanaman yang amat mudah dijumpai di negeri kita ini. Ini sebab letak geografis negara kita yang strategis agar perkembangan dan persebaran bambu jadi cepat dan mudah. Iklim di Indonesia sendiri pun amat ramah terhadap perkembangan tanaman. Alasan Mengapa Memilih Kerajinan dari Bambu
KWnY. Fungsi dan Bagian Kabel - Kabel adalah komponen yang banyak digunakan pada rangkaian kelistrikan otomotif. Fungsi kabel yaitu untuk menghubungkan antara satu bagian dengan bagian lainnya dalam suatu rangkaian kelistrikan. Oleh karena itu kabel memiliki peranan penting pada sebuah rangkaian kelistrikan. Kabel merupakan penghantar yang diberi isolasi untuk menyambungkan antara komponen kelistrikan satu dengan yang lain. Selain itu pada bagian kabel yang berfungsi sebagai pelindung luar untuk mencegah terjadinya kerusakan. Dengan begitu arus listrik dapat mengalir melalui kabel dan terhubung dengan semua komponen lainnya. Akibatnya semua dapat bekerja sesuai dengan fungsinya. Didalam dunia kelistrikan terdapat berbagai jenis kabel yang wajib diketahui oleh teknisi. Berbagai jenis kabel terdiri dari berbagai ukuran, fungsi, serta penerapan yang berbeda-beda. Hal ini bertujuan agar fungsi kabel dapat maksimal sesuai dengan kegunaannya. Penggunaan kabel yang tidak tepat dapat menyebabkan berbagai kerusakan seperti ampere yang tidak tepat dan lain sebagainya. Untuk penggunaan kabel dalam bidang otomotif, biasanya menggunakan jenis autocabel. Kabel yang digunakan sesuai dengan kebutuhan yaitu 12 atau 24 DC Volt. Sementara itu ukuran kabel disesuaikan dengan spesifikasi arus yang mengalir pada penghantar kabel. Dengan berbagai pembahasan yang ada maka dapat diketahui bahwasanya fungsi kabel sangat penting pada kelistrikan kendaraan. Selain itu terdapat berbagai bagian kabel yang perlu diketahui sebagai seorang teknisi. Untuk lebih jelasnya akan dibahas lebih lanjut pada artikel berikut ini. Fungsi Kabel Fungsi kabel adalah sebuah konduktor atau penghantar yang fungsinya untuk menyalurkan arus listrik ke komponen satu ke komponen kelistrikan lainnya. Kabel merupakan konduktor yang memiliki isolator dan pelindung luar untuk menjaga kerja kabel. Tanpa adanya kabel maka sebuah rangkaian penghubung tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Artinya energi listrik dari sumber tidak dapat diteruskan keberbagai komponen kelistrikan yang membutuhkan sehingga komponen tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Oleh karena itu fungsi kabel sangatlah penting termasuk di berbagai rangkaian kelistrikan kendaraan. Bagian Kabel Untuk menjalankan fungsinya, maka kabel terdiri dari beberapa bagian. Untuk lebih jelasnya berikut merupakan pembahasan mengenai bagian bagian kabel. 1. Konduktor Konduktor merupakan bagian kabel yang terbuat dari bahan logam yang memiliki kemampuang penghantar listrik yang baik. Biasanya bagian konduktor kabel terbuat dari tembaga, alumunium, kuningan, emas, ataupun perak yang berbentuk serabut ataupun kawat. Efektifitas aliran arus listrik pada kabel ditentukan oleh bahan konduktor kabel. Hal ini dikarenakan setiap kabel memiliki hambatan jenis yang berbeda-beda. Semakin kecil hambatan jenis maka kabel akan semakin efektif mengalirkan arus listrik. 2. Isolator Isolator merupakan bagian kabel yang memiliki sifat dielektrik. Artinya isolator tidak dapat menghantarkan arus listrik. Isolator biasanya digunakan untuk membungkus bagian inti kabel agar tidak berhubungan dengan bagian inti kabel lainnya. Selain itu isolator juga berfungsi untuk menghindari terjadinya kebocoran arus. Isolator terbuat dari bahan isolatif yaitu karet, plastik, atau bahan polymer. Isolator yang baik mempunyai nilai isolator yang tinggi serta memiliki kemampuan tahan panas. Arus listrik yang mengalir secara terus menerus dalam jumlah yang besar akan menimbulkan panas. 3. Pelindung Luar Pelindung luar merupakan bagian kabel yang berfungsi sebagai pelindung kabel. Pelindung luar akan melindungi kabel dari berbagai kerusakan akibat luar seperti api, tenaga mekanis, bahan kimia. Dengan begitu kabel akan terlindung dari adanya kerusakan atau lebih tahan lama. Penggunaan Kabel Pada Kendaraan Penggunaan kabel pada kendaraan dapat ditemui pada berbagai rangkaian kelistrikan. Oleh karena itu terdapat berbagai jenis kabel yang digunakan karena memiliki peranan dan fungsi yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya mengenai penggunaan jenis kabel pada kendaraan sebagai berikut. 1. Kabel Penghantar Arus Kecil Kabel penghantar arus kecil merupakan jenis kabel yang digunakan untuk mengalirkan arus listrik yang memiliki daya kecil. Untuk menghantarkan arus listrik yang kecil maka tidak dibutuhkan kabel yang berdiameter besar. Ukuran kabel disesuaikan dengan jumah arus yang mengalir atau daya beban kelistrikannya. Kabel penghantar kecil banyak ditemukan pada rangkaian kelistrikan penerangan, aksesoris, maupun tambahan. Semakin kecil arus yang mengalir maka kabel yang digunakan juga semakin kecil untuk meningkatkan efisiensi penghantaran arus listrik. Sebagai contoh kabel yang digunakan untuk menghubungkan lampu kepala tentu memiliki ukuran yang berbeda dengan lampu sein. Hal ini dikarenakan lampu kepala memiliki daya yang lebih besar dibanding dengan lampu sein. 2. Kabel Penghantar Arus Besar Kabel penghantar arus besar merupakan jenis kabel yang digunakan untuk mengalirkan arus listrik yang memiliki daya besar. Untuk mencegah terjadi kabel leleh atau terbakar maka dibutuhkan ukuran kabel yang berdiameter besar. Semakin besar arus yang mengalir maka ukuran kabel semakin besar disertai karakteristik kabel khusus untuk keamanan. Kabel penghantar arus besar dapat ditemukan pada kabel yang mengalir dari kutup positif sumber menuju fusible link, kabel yang menghubungkan baterai dengan motor starter, dan lain sebagainya. Selain itu terdapat kabel khusus seperti kabel busi dan kabel koil pengapian. 2. Kabel Penghantar Data Informasi Kabel penghantar data informasi banyak ditemukan pada kendaraan terbaru yang sudah berteknologi EFI. Kabel penghantar data informasi berfungsi untuk mengalirkan signal yang berupa arus listrik kecil yang berasal dari berbagai sistem kontrol elektronik EFI. Oleh karena itu, kabel penghantar data informasi harus mampu melindungi signal tersebut dari berbagai gangguan termasuk gangguan elektromagnet. Kabel penghantar data informasi mempunyai peranan yang sangat penting. Apabila data dari sistem kontrol elektronik tidak dapat disalurkan ke ECU maka mesin tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. Hal ini diakibatkan oleh data yang tidak akurat atau tidak sesuai dengan kebutuhan pada mesin. Kabel penghantar data informsi banyak ditemukan pada rangkaian engine management system mesin EFI. Kabel ini digunakan untuk menghubungkan sensor ke ECU, ataupun dari ECU ke aktuator pada sistem EFI. Demikian merupakan pembahasan mengenai fungsi kabel pada rangkaian kelistrikan terutama kendaraan. Untuk dapat berfungsi maka terdapat beberapa bagian kabel serta penggunaan jenis kabel harus disesuaikan dengan kebutuhan.
Sebutkan dua penyebab utama yang menimbulkan penurunan kualitas transmisi pada system komunikasi serat optic! Jawab Faktor Alam Temperatur, Badai, Salju, Banjir, Gempa Bumi, dan Petir. Faktor Manusia Kesalahan intalasi, Cacat pabrik, Pukulan, dan sebagainya yang berkaitan dengan manusia. Sebutkan 4 persyaratan yang harus dipenuhi untuk instalasi kabel serat optic! Jawab Sambungan permanen serat optic maksimal 0,2 dB. Dihindari lengkungan dengan lingkaran yang sangat kecil untuk mencegah makrobending. Dihindari serat optic pada posisi melintir twised agar tidak terjadi makrobending. Dihindari temperature yang panas agar tidak merubah struktur zat sert optic. Sebutkan 6 jenis kabel serat optic! Jawab Kabel Udara, yaitu kabel yang ditempatkan diatas tiang. Kabel Tanah Tanam Langsung, yaitu kabel yang ditempatkan di bawah tanah tanpa pelindung pipa. Kabel Duct, yaitu kabel yang ditempatkan dibawah tanah dengan menggunakan pelindung pipa PVC. Kabel Laut atau Sungai, yaitu kabel yang ditempatkan didalam laut atau sungai. Kabel Drop Optik, yaitu kabel yang digunakan untuk akses ke rumah/bangunan yang akan dipasang Premises. Kabel Indoor Optik, yaitu kabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat dengan perangkat lainnya dalam satu gedung. Sebutkan 3 jenis kabel udara serat optic! Jawab All Dielectric Self Supporting. Kabel udara jenis ini ditengahnya terdapat bahan dielektrikyang gunanya untuk penguat tambatan pada tiang. Pada umumnya kabel jenis ini dipasang pada tiang yang menjadi satu dengan jalur aliran listrik dikarenakan tidak mengandung logam. Self Supporting SS. Kabel udara jenis ini paling banyak digunakan oleh pihak operator telekomunikasi karena ditambatkan pada tiang non listrik. Pada kulit kabel bagian luar diberi tambahan lilitan baja yang disebut dengan metallic bearer yang gunanya sebagai pengikat tambatan atau tempat menjepit tambatan. Lashed Cables. Lashed Cables atau kabel udara yang tanpa elemen penguat support. Penggunaan kabel ini pada umumnya digunakan antar blok gedung yang berdekatan atau dalam satu halaman. Apa kegunaan pelapis logam pada kabel tanah tanam langsung? Jelaskan! Jawab Pelapis logam pada kabel tanah tanam langsung berguna sebagai pelindung fisik Serat Optik. Beberapa kedalaman minimal penanaman kabel tanam langsung? Jawab Kabel Tanah Tanam Langsung ditanam dibawah permukaan tanah sedalam > 110 cm. Apa yang membedakan kabel duct dengan kabel tanah tanam langsung? Jawab Kabel duct adalah kabel tanah yang dalam pemasangannya harus diletakkan dalam pipa pipa dibawah permukaan tanah, sedangkan kabel tanah tanam langsung adalah kabel tanah yang dalam pemasangannya ditanam secara langsung dibawah tanah. Apa kegunaan dari manhole? Jawab Tempat penarikan awal dan akhir kabel duct. Tempat sambungan kabel duct. Tempat percabangan kabel duct. Tempat pemeliharaan kabel duct. Ada berapa jenis kabel laut? Jelaskan berdasarkan cara penempatannya! Jawab Ada 3 jenis kabel laut, yaitu Single Armoured SA. Digunakan pada kabel serat optik yang ditanam didasar laut dengan kedalaman 1 meter dibawah pasir. Doubel Armored DA. Digunakan pada kabel serat optic yang ditanam, tetapi diletakkan pada karang laut atau dasarkarang yang keras. Multi Armoured MA atau Laying Weight Protection LWP. Digunakan pada kabel serat optic yang tidak ditanam tetapi diletakkan pada dasar karang laut dengan arus gelombang yang sangat kencang dan besar, atau daerah eksplorasi tambang minyak. Apa yang dimaksud dengan kabel akses pelanggan dan ada berapa jenis? Jelaskan fungsinya! Jawab Rekanan atau produsen yang memberikan jasa layanan akses internet atau media komunikasi dan informasi berbasis onine. Jenis Jenisnya Dial on demand Internet. Layanan internet dimana pelanggan tidak terkoneksi secara terus menerus ke internet. Pelanggan akan dibebani biaya berdasarkan lamanya mereka terkoneksi ke internet. Dedicated Internet. Layanan internet dimana pelanggan akan terhubung terus dengan internet 24/7. Sistem pembayaran dari layanan ini biasanya dilakukan perbulan dimana pelanggan akan membayar sesuai dengan paket yang ditawarkan, baik selama sebulan tersebut pengguna memang benar menggunakan internet 24 jam penuh atau tidak. Fungsinya Menghubungkan pengguna ke gateway internet yang terdekat. Sebagai sebuah media yang memberikan pelayanan jasa untuk terhubung ke internet. Sebagai yang menyediakan modem untuk dial up. Sebagai yang menghubungkan user kepada layanan informasi WWW “World Wide Web”.
1. Sebutkan dua penyebab utama yang menimbulkan penurunan kualitas transmisi pada sistem kounikasi serat optik. Jawab 1Loss, yang diakibatkan oleh panjang span fiber dan banyaknya splicing di sepanjang span fiber tersebut. Besarnya loss dari suatu span fiber bisa diukur dengan menggunakan OTDR. 2Dispersi, seiring dengan bertambahnya usia fiber maka dispersi pada fiber optic tersebut semakin jelek. 2. Sebutkan 4 persyaratan yang harus dipenuhi untuk instalasi kabel serat optik. Jawab 1Penyambungan kabel serat optik harus sesuai prosedur. 2Penggunaan peralatan dan material harus benar. 3Pemasangan sarana sambung kabel harus sesuai petunjuk pemasanganya. 4Pengetesan harus dilaksanakan setelah selesai penyambungan. 3. Sebutkan 6 jenis kabel serat optik. Jawab 1. Fiber Optik Single Mode 2. Fiber Optik Multimode 3. . Bagian Inti Core 4. Bagian Cladding 5. Bagian Coating / Buffer 6. Bagian Strength Member & Outer Jacket 4. Sebutkan 3 jenis kabel udara serat optik Jawab 1. All Dielectric Self Supporting ADSS 2. Self Supporting SS 3. Lashed Cables 5. Apa kegunaan pelapis logam pada kabel tanah tanam langsung, jelaskan ! Jawab Sebagai pelindung fisik kabel serat optik 6. Berapa kedalaman minimal penanaman kabel tanah tanam langsung Jawab Kabel Tanah Tanam Langsung, ditanam di bawah permukaan tanah sedalam > 110 cm. 7. Apa yang membedakan kabel duct dengan kabel tanah tanam langsung Jawab Kabel duct kabel tanah yang dalam pemasangannya harus diletakkan di pipa” dibawah permukaan tanah Kabel tanah langsung kabel tanah yang dalam pemasangannya ditanam secara langsung dibawah permukaan tanah 8. Apa kegunaan dari manhole Jawab Manhole adalah lubang antar pipa duct dengan jarak maksimal anatar manhole adalah 250 meter. Kegunaan dari Manhole adalah untuk ; a. Tempat Penarikan awal dan akhir kabel duct. b. Tempat Sambungan kabel Duct. c. Tempat Percabangan Kabel Duct. d. Tempat Pemeliharaan Kabel Duct. 9. Ada berapa jenis kabel laut, jelaskan berdasarkan cara penenmpatannya. Jawab Ada tiga jenis tipe kabel laut yaitu 1 Single Armoured SA digunakan pada kabel serat optik yang ditanam didasar laut dengan kedalaman 1 meter dibawah pasir. 2 Doubel Armored DA digunakan pada kabel serat optik yang tidak ditanam, tetapi diletakkan pada karang laut atau dasar karang yang keras. 3 Multi armoured MA atau Laying Weight Protection LWP digunakan pada kabel serat optik yang tidak ditanam tetapi diletakkan pada dasar karang laut dengan arus gelombang yang sangat kencang dan besar, atau daerah eksplorasi tambang minyak. 10. Apa yang dimaksud dengan kabel akses pelanggan, dan ada berapa jenis jelaskan fungsinya. Jawab Kabel akses pelanggan adalah kabel yang terdiri dari kabel outdoor dan indoor serat optik Jenis kabel akses pelanggan a. Outdoor atau Dropp cable atau terkadang disebut dengan dropp core yaitu kabel bagian luar yang ditempatkan dari titik terminasi di luar sampai dengan titik batas instalasi rumah pelanggan. b. Indoor Cables, yaitu kabel yang digunakan di dalam bangunan untuk menghubungkan perangkat pelanggan atau CPE, biasanya juga disebut dengan patchcord, karena kedua ujungnya sudah dilengkapi dengan connector
Artikel kali ini akan membahas tentang jenis jenis kabel beserta fungsinya yang paling umum digunakan di dunia kabel sama-sama memiliki fungsi di dunia kelistrikan, tetapi sebenarnya setiap jenis kabel memiliki spesifikasi dan fungsi yang ini tentu saja bertujuan agar ketika memasang kawat listrik bisa terpasang dengan baik dan aman dalam saja jenis jenis kabel yang ada? Dan apa saja fungsinya saat pemasangan instalasi listrik?Penjelasan selengkapnya mengenai jenis jenis kabel beserta dengan fungsinya, simak pembahasan di bawah Indonesia, segala bentuk komponen kelistrikan sudah diatur Sesuai dengan standar nasional Indonesia yang ditetapkan oleh badan standarisasi peralatan kelistrikan termasuk jenis jenis kabel yang akan dipasang pada instalasi listrik di rumah harus lolos uji kelayakan terlebih tersebut diatur dalam persyaratan umum instalasi listrik ayat 202 A2 yang menyebutkan bahwa semua peralatan listrik harus memenuhi persyaratan umum instalasi Jenis Jenis Kabel Beserta Fungsinya1. Kabel NYAMerupakan salah satu dari banyaknya jenis jenis kabel di dunia kelistrikan yang mudah ditemui, khususnya pada penggunaan pemasangan instalasi listrik di kabel NYA cukup kecil hanya sekitar 1,5 mm2 hingga 2,5 mm2 yang digunakan pada instalasi lampu dan stop terdiri dari inti tunggal yang dilapisi isolasi NYA terdiri dari berbagai macam warna seperti warna merah, kuning, hitam, dan dari kabel NYA tipis sehingga kabelnya mudah cacat, tidak tahan air, dan mudah digigit Kabel NYMJenis jenis kabel listrik selanjutnya yaitu kabel NYM yang digunakan untuk instalasi listrik rumah dan jenis ini biasanya digunakan di lingkungan kering atau basah, tetapi tidak boleh NYM terdiri dari 1 hingga 4 bagian yang dilapisi dengan lapisan isolasi PVC tebal sehingga kabel ini memiliki tingkat keamanan yang lebih baik daripada kabel hanya itu, jenis kabel NYM juga bisa membantu anda menghemat Kabel NYYKabel listrik jenis NYY dilapisi dengan lapisan isolasi berwarna hitam dengan inti dua hingga kabel NYY digunakan pada instalasi kabel tanaM karena memiliki lapisan isolasi yang lebih tebal dan isolasi pada kabel NYY tidak disukai tikus SEhingga sangat cocok untuk instalasi Kabel NYAFKabel jenis ini Memiliki sifat yang fleksibel dengan penghantar tembaga berisolasi dari kabel NYAF adalah cocok digunakan pada instalasi panel dengan tingkat fertilitas yang tinggi, jadi di jadi tidak akan mudah putus atau warna isolasi yang tersedia untuk jenis kabel NYAF sangat bervariasi yaitu hitam, biru, kuning, dan Kabel NYFGbYJenis jenis kabel selanjutnya yaitu jenis kabel NYFGbY untuk pemasangan kabel instalasi rumah di bawah tanah yang memerlukan perlindungan NYFGbY ini sangat cocok untuk instalasi kelistrikan ruangan bawah tanah atau di dalam saluran tempat-tampat terbuka untuk menghindari gangguan jenis ini juga digunakan untuk tekanan dengan tantangan yang tinggi selama dipasang dan selama pengoperasian menggunakan kabel Juga Kata Rujukan Pengertian, Jenis-Jenis, dan Contohnya6. Kabel NYYHYJenis kabel yang satu ini merupakan kabel listrik dengan banyak fungsi karena sangat mudah dipasang pada instalasi listrik apa NYYHY satu atau lebih utama dengan serabut yang dilapisi isolasi berbahan yang berada di lapisan terluar juga terbuat dari bahan Kabel NYMHYBerdasarkan spesifikasinya, kabel NYMHY memiliki model yang mirip dengan kabel intinya berupa lebih dari satu inti tembaga berserabut yang dilindungi oleh lapisan di dalam kabel NYMHY terdiri dari konduktor, isolator, dan bagian pelindung paling listrik ini paling banyak digunakan untuk mengalirkan arus listrik di rumah dengan daya kurang dari 900 Kabel NYMHYOJenis jenis kabel selanjutnya yaitu jenis kabel listrik NYMHYO sebagai kabel audio, sound system, virtual video, atau kabel yang satu ini memiliki banyak serabut dan memiliki lebih dari satu inti tembaga, di bagian permukaan paling luarnya juga dilapisi serat ini cukup banyak digunakan dan banyak juga ditemukan di pasaran dengan harga yang sangat Kabel BCJenis kabel yang satu ini digunakan sebagai penangkal petir dengan model kabel pilin atau stranded yang menyatu dan memiliki ukuran 6-500 mm2 dengan tegangan 500 BC juga digunakan pada saluran listrik di atas Kabel ACSRJenis jenis kabel listrik selanjutnya yaitu kabel ACSR yang digunakan untuk kawat penghantar untuk saluran transmisi bertegangan tinggi yang jaraknya berjauhan sehingga membutuhkan kabel dengan daya tarik yang ACSR terdiri dari aluminium berinti kawat Kabel AAACJenis kabel yang satu ini tidak sama seperti jenis kabel pada umumnya yang memiliki campuran bahan magnesium dengan aluminium sebagai penghantar aliran petir pada AAAC tahan terhadap korosi dan bahannya ringan, biasanya disebut dengan paduan aluminium 6201 karena terbukti memiliki konstruksi yang sangat Juga Kerajinan Adalah Pengertian, Jenis, 2 Fungsi, dan ContohnyaKesimpulanSedikit penjelasan mengenai beberapa jenis jenis kabel listrik yang biasanya digunakan pada instalasi listrik rumah artikel ini bisa membantu znda menambah informasi dan wawasan seputar dunia kelistrikan terlebih tentang jenis jenis kabel lupa untuk membagikan artikel ini ke media sosial anda agar dibaca lebih banyak kasih sudah membaca artikel jenis jenis kabel listrik kali ini, selamat melanjutkan aktivitas!
BAB IV. KONSTRUKSI SALURAN KABEL TANAH TEGANGAN RENDAH SKTRBatasan teknik dalam pelaksanaan pekerjaan SKTR ini meliputi1. Persyaratan teknik galian dan pengamanan kabel2. Jarak aman terhadap utilitas yang ada3. Jenis material yang dipakai4. As built drawing dan dokumentasi hasil pelaksanaan pekerjaan5. Prosedur persiapan pelaksanaan pekerjaan6. Alat kerja dan alat uji7. Pengamanan lingkunganIV. 1 Persyaratan Jarak Aman Safety Distance dengan instalasi lainKabel yang digelar di bawah tanah harus memenuhi persyaratan jarak dengan utilitas lain yang ada di bawah tanah. Jarak antara kabel dengan kabel listrik lain yang bersilangan tidak boleh kurang dari 20 cm. Jika jaraknya kurang dari 20 cm, bagian persilangan dilindungi dengan pipa beton belah atau pelat beton dengan tebal 6 cm, sekurang-kurangnya sejauh 50 cm dari titik dengan kabel telekomunikasi diperbolehkan apabila jarak minimal di antaranya tidak kurang dari 30 cm. Sepanjang persilangan sekurang-kurangnya satu meter ditutup dengan buis beton belah atau dengan pelat beton tebal 6 x 100 x 100 Konstruksi Kabel tanah Tanam LangsungUntuk mendapatkan kemampuan hantar arus sesuai spesifikasi pada SNI 04-0225-2000. Kabel ditanam sedalam 70 cm, di selimuti pasir urug setebal 5 cm pada permukaan kabel atau total 20 cm. Selanjutnya bagian atas pasir di pasang batu pengaman yang berfungsi sebagai batu peringatan dengan tebal sekurang-kurangnya 6 cm dan di bagian atas tertulis “Awas Kabel PLN Bertegangan”. Ukuran batu peringatan di sesuaikan dengan kebutuhan, terbuat dari beton skala 13, lebar galian sekurang-kurangnya 40 konstruksi peletakan kabel bawah tanah dapat dilihat pada gambar No. JTR/ SKTR/01 - JTR/SKTR/ Konstruksi Penyambungan KabelKonstruksi manhole penyambungan kotak sambung kabel sekurang-kurangnya cukup untuk 2 pekerja dan di lindungi oleh pelindung mekanis guna mencegah runtuhnya dinding lubang. Harus tersedia mesin penyedot air guna mencegah tergenangnya lubang Pemasangan Perlengkapan Hubung Bagi PHB-TRPenempatan Perlengkapan Hubung Bagi PHB dilakukan pada sisi luar trotoar yang tidak menggangu pejalan kaki. PHB dilindungi dengan pipa baja / patok pelindung kemungkinan tertabrak kendaraan bermotor. Panel PHB dan lapisan luar metal sheath kabel dan penghantar metal dibumikan bersama. Penghantar pembumian minimal dengan penampang 50 lima puluh mm² terbuat dari tembaga dengan nilai tahanan pembumian tidak lebih dari 10 sepuluh Perlengkapan Hubung Bagi tipe luar IP 45 dipasang di atas pondasi dengan tinggi sekurang-kurangnya 60 cm dari permukaan tanah atau jalan. Pada bagian muka PHB dipasang sebanyak 3 tiga buah patok besi pelindung 4 inci setinggi 50 cm dan berjarak 60 cm dari Pondasi Panel Pelindung dipasang 60 enam puluh cm dimuka panel PHB dan. Saklar masuk dari sirkit masuk ke PHB sekurang-kurangnya dari jenis pemisah. Perlindungan sirkit keluar sekurang – kurangnya memakai pengaman lebur jenis NH. Jumlah sirkit keluar sebanyak – banyaknya 6 enam sirkit. Lubang masuk kabel pada PHB dilindungi dengan cable gland. Terminasi kabel dari sirkit masuk dan sirkit keluar harus memakai sepatu kabel dan diberi tanda Fasa sesuai ketentuan. Jika sirkit memakai kabel jenis alumunium core, sepatu kabel yang dipakai harus dari jenis bimetal lug Al-Cu.Tinggi patok pelindung sekurang-kurangnya 50 cm dan ditanam sekurang-kurangnya sedalam 50 cm. Jarak aman satu Panel PHB dengan lainnya dihitung berdasarkan jatuh tegangan sambungan pelayanannya, namun sekurang-kurangnya tidak melebihi 80 meter. Terdapat dua jenis PHB yang dipakai 1 PHB utama, yang dipasok dari jalur SKTR utama2 PHB cabang, yang dipasok dari PHB utama PHB-TR harus dibumikan pada tiap-tiap jarak 200 meter. Bagian yang dibumikan adalahtitik netral PHB, selubung logam kabel dan Badan Panel BKT. Gambar PHB utama dan PHB cabang dapat dilihat pada gambar No. JTR/SKTR/13 danJTR/SKTR/ Konstruksi pada Dinding BangunanKonstruksi pada bangunan dilakukan bila tidak memungkinkan untuk memasang tiang SUTR. Hal ini biasanya dilaksanakan pada kompleks pertokoan /ruko. Kabel tegangan rendah dari PHB utama ke PHB cabang dapat di pasang pada dinding bangunan pada posisi yang tidak terjangkau tangan. Pada tiap-tiap jarak 1 meter di kuatkan dengan Konstruksi pada bangunan dilakukan bila tidak memungkinkan untuk memasang tiang SUTR. Hal ini biasanya dilaksanakan pada kompleks pertokoan /ruko. Kabel tegangan rendah dari PHB utama ke PHB cabang dapat di pasang pada dinding bangunan pada posisi yang tidak terjangkau tangan. Pada tiap-tiap jarak 1 meter di kuatkan Konstruksi Kabel DuctPada beberapa tempat di kehendaki konstruksi cable duct dengan campuran beton 123 diameter pipa untuk kabel sekurang-kurangnya 4 inci ± 10 cm di dalam pipa di persiapkan kawat penarik kabel dengan luas penampang sekurang-kurangnya 10mm 2 . Pada tiap-tiap 30 meter di persiapkan lubang control / manhole. Konstruksi kabel duct dapat dipakai pada lintasan jalur transportasi utama baik bawah jalan atau pada jembatan Konstruksi SKTR dengan BoringKonstruksi dengan boring dilakukan bila tidak di ijinkan melakukan crossing dengan galian Konstruksi Sipil Persilangan dengan DrainaseKonstruksi persilangan dengan saluran air/drainase harus memperhatikan ketentuan PEMDA Peralatan KerjaPeralatan kerja utama yang perlu dipersiapkan adalah 1 Rol gelar rol lurus dan rol sudut, dipasang tiap 5 meter jalur2 Pulling grip, untuk menarik ujung kabel3 Tali temali4 Dongkrak5 Haspel6 Besi Poros Haspel7 Alat-alat bantu pacul tembilang, roll meter, dll8 Peralatan Keselamatan KerjaAlat–alat keselamatan kerja minimal yang harus disediakan dan dipergunakan sesuai dengan fungsi dan spesifikasinya adalah seperti 1 Peralatan pelindung diri sarung tangan elektris & mekanis, dll2 Papan peringatan pekerjaan dalam Handheld speaker4 Lampu peringatan lalulintas5 Pita batas daerah kerja warna hitam dan kuning6 Bendera peringatan/ Peralatan PengujianPeralatan pengujian, alat uji tahanan isolasi Insulation tester, alat ukur, tahanan pembumian Earth Resistance tester , Alat ukur dimensi penghantar micrometer, slide gauge, dial gauge, measuring tape, , Phase sequence Penyelenggaraan Handling TransportasiTransportasi kabel dari gudang ke lokasi penggelaran dapat dilakukan dengan 1 haspel penuh atau jika kabel dianggap pendek, dengan membuat angka 8 di atas alat transport. Haspel kabel diputar di atas penyangga / dongkrak haspel. Kabel tidak boleh ditarik langsung dari haspel, dilepas dulu baru ditarik atau ditarik dengan tali, ujung kabel dibungkus dengan pulling grip, kemudian dipasang swivel. Selanjutnya diikat dengan tali tiap – tiap 5 meter, kabel harus diletakkan diatas rol tarik dan pada belokan menggunakan rol tarik sudut. Kabel tidak boleh diseret diatas tanah. Harus diperhatikan peletakan kabel pada jalur kabel. Secara garis besar hal-hal yang perlu diperhatikan adalah 1 Kabel harus dibawa dalam kemasan utuh Haspel.2 Haspel kabel tidak boleh Haspel kabel harus didongkrak agar bisa Kabel yang akan digelar tidak boleh ditarik langsung dari Haspel. Haspel diputar dengan tangan, setelah terurai, baru kabel digelar, dan seterusnya. Kabel tidak boleh diseret di atas tanah atau di atas benda keras, namun harus di atas rol Selama proses transportasi dan penggelaran, kabel tidak boleh tergilas Prosedur Penyelenggaraan Pekerjaan Persiapan peta rencana dan proses perizinanSebelum melaksanakan pekerjaan penggelaran, perlu dilakukan persiapan teknis dan admnistratif, seperti 1 Gambar rencana pelaksanaan2 Izin pelaksanaan3 Gambar as built drawing utilitas lain yang terpasang pada jalur rencana pekerjaan4 Dokumen-dokumen laporan dan berita acara pelaksanaan pekerjaan5 Persiapan alat kerja dan K2/K36 Izin pelaksanaan setempat7 Pengawas unit PLN Survei Jalur Penggalian KabelTahap pertama adalah survey jalur dan pengamanan lingkungan jalur. Setelah survei jalur dilaksanakan, pembersihan jalur dan penyuntikan jalur setiap 5 meter jalur galian, guna memastikan ada tidaknya utilitas lain yang tertanam didaerah Pelaksanaan PenggalianSementara pelaksanaan galian dilakukan, material kabel telah disiapkan. Lebar galian disesuaikan dengan kebutuhan dan kemudahan dalam pelaksanaan pekerjaan yaitu45 cm. Kedalaman galian dan perletakan kabel berdasarkan kemampuan hantar arus 100%, yaitu pada kedalaman 70 cm sesuai spesifikasi pabrikan/SNI 04-0225- 2000, namun ada kemungkinan pengaturan lain oleh pemerintah daerah, dengan konsekwensi makin dalam perletakan kabel dapat mengurangi kemampuan hantar arus kabel Persiapan Penggelaran KabelPelaksanaan penggelaran kabel bawah tanah melalui beberapa proses mulai dari persiapan material sampai dengan penggelaran dianggap selesai. Hal-hal yang perlu dilakukan 1 Persiapan pelaksanaan meliputi gambar rencana, alat kerja, alat K3, prosedurkomunikasi, izin pelaksanaan, persiapan material, persiapan petugas lapangan, dan alat-alat Pelaksanaan survey lapangan dengan kegiatan–kegiatan penentuan route/ jalur galian, pembersihan jalur, pengamanan lingkungan/transportasi umum, penyuntikan jalur, penggalian jalur, persiapan kabel material / pasir / batu pengaman dll, penggelaran, dan pemulihan jalur Pelaksanaan penggelaran kabel dilakukan segera setelah selesai penggalian,kabel langsung ditanam dan jalur galian dipulihkan dan diberi tanda patok tanda pada tiap–tiap 30 Pengujian isolasi kabel dengan alat uji isolasi . Penggelaran Kabel dan PenandaanBerdasarkan spesifikasi kabel yang tercantum pada SNI 04-0225-2000, kabel digelar di bawah tanah pada kedalaman 70 cm. Jika digelar lebih dari satu kabel berjajar vertikal ataupun horizontal, jarak antar kabel sekurang-kurangnya dua kali diameter luar kabel. Tiap 2 dua meter diberi Pemberian Tanda Pengenal KabelKabel diberi tanda pengenal dengan timah label yang diberi identifikasi1 Nama kabel2 Jenis/ukuran3 Tanggal penggelaran4 Nama pelaksana Tanda pengenal ini dipasang tiap 6 meter panjang kabel, dimulai dari terminal PHB dandi terminal PHB sisi Pemberian Tanda Jalur KabelPenandaan jalur kabel dengan patok jalur kabel setiap 30 meter panjang kabel. Pemakaian patok dapat dibedakan menjadi a Patok di jalur di luar trotoarb Patok pada trotoar jalan Patok juga dipasang berdekatan pada belokan kabel dan titik penyeberangan Penyambungan KabelMengingat jangkauan distribusi tegangan rendah ± 300 tiga ratus meter, kabel tanah tegangan rendah tidak direkomendir menggunakan sambungan. Terminating dilakukan pada Perlengkapan Hubung Bagi PHB. Sebelum masuk PHB, kabel diberi ”sling” dahulu sepanjang 2 dua meter untuk cadangan akibat kemungkinan kesalahan Pengurugan KembaliUntuk mengurangi pengaruh beban mekanis pada kabel, maka seluruh bagian luar kabel didalam galian diselimuti dengan pasir bukan pasir laut setebal 5 cm.. Pasir yang dipakai adalah pasir halus atau pasir urug. Secara umum, tebal pasir pada galian kabel adalah 20 cm Tidak boleh memakai pasir laut. Selanjutnya, di atas pasir dipasang atau ditutup dengan pelindung mekanis batu peringatan terbuat dari plat beton tebal6 cm atau terbuat dari bahan lain yang setara Pelindung ini menutupi seluruh jalur parit galian kabel. Di atas batu peringatan, tanah urug diperkeras, selanjutnya diberi lapisan batu jalan. Bila menggunakan pipa plastik sebagai pelindung kabel tidak perlu memakai pasir sebagai pelindung mekanis, namun, batu pelindung tetap Penyelesaian akhir finishingSarana jalan atau tanah bekas galian kabel harus dirapikan/diurug sedemikian rupa sehingga kembali kepada keadaan seperti kondisi semula sebelum pekerjaan galian & penanaman kabel Penyelenggaraan Konstruksi KhususYang dimaksudkan dengan Konstruksi khusus disini adalah perlintasan atau persilangan crossing penggelaran SKTR dengan sarana lain seperti jaringan non elektrikal nonPLN, jalan raya, jalan kereta apai saluran air, Persilangan kabel dengan utilitas lain non PLNPersilangan kabel dengan utilitas lain diatur sebagai berikut Tabel Persilangan kabel dengan utilitas lainUtilitasJarak – d mPerlindungan KabelKabel telekom0,8 ≥ d ≥ 0,3Kabel PLN laind ≥ 0,20Dilindungi dengan pipa beton Pipa gasd≥1atau plat beton tebal 6 cm Fondasi bangunan0,8 ≥ d ≥ 0,50Menara TT0,8 ≥ d ≥ 0,30Perlindungan kabel dengan pipa atau plat beton sekurang–kurangnya dilaksanakan sepanjang 1 Persilangan Crossing dengan Jalan RayaKedalaman penanaman kabel yang melintas di raya sekurang–kurangnya 1 meter di bawah permukaan jalan. Persilangan dilakukan dengan cara 1 Crossing membuka permukaan jalan2 Boring dengan membor / melubangi di bawah badan jalan. Untuk jalur kabel dipakai pipa beton Ǿ 10 cm atau pipa PVC tebal 6 mm. Ujung pipadialihkan meter kekiri dan ke kanan dari sisi badan jalan. Tidak perlu memasang batu pelindung di atas pipa beton. Wajib memasukkan kawat seng untuk memudahkan menarik kabel serta lubang pipa harus ditutup untuk mencegah masuknya binatang atau jauh perlintasan jalur kabel dengan jalan raya atau sarana lainnya perlu dibedakan fungsi jalan tersebut, yaitua Garasi mobil, jalan lingkungan dengan perlintasan tipe 1, jalur kabel diberi pipa beton 4 inci panjang pipa beton ditambah 0,5 meter kiri kanan Jalan kelas 2, garasi mobil kelas berat, perlintasan cross tipe 2, jalur dilengkapi buis beton 4 inci dengan pengerasan di atas buis beton. Panjang buis beton ditambah 0,5 meter kiri kanan Jalan kelas 1, jalan utama, konstruksi perlintasan tipe 3 dengan pipa buis beton 4 inci sekurang-kurangnya sedalam 1 meter. Pelaksanaan dilakukan sistem standar konstruksi peletakan kabel tanah TR yang melintasi jalan raya crossing dapat dilihat pada gambar No. JTR/SKTR/08, untuk jalan arah yang membelok pada gambar No. JTR/SKTR/09, memotong arah jalan No. JTR/SKTR/10, dekat dengan utilitas lain dalam tanah No. JTR/SKTR/ Persilangan Crossing dengan Jalan Kereta ApiPengelaran paralel dengan jalan kereta api, maka kabel tanah digelar sekurang – kurangnya 2 meter dari bahu jalan kereta api. Jika harus melintasi crossing jalan kereta api, maka sepanjang jalur kabel harus dilindungi dengan pipa gas 4 inci sedalam2 dua meter dari jalur rel kereta api. Pipa gas harus menjorok ke kiri kanan sekurang- kurangnya 2 dua meter atau merujuk kepada ketentuan teknis PT Kereta Api. Persilangan Crossing dengan Saluran AirPada persilangan dengan saluran air, kabel digelar di bawah saluran air parit, maka harus dilindungi dengan pipa beton di bawah dasar parit sekurang-kurangnya sepanjang2 meter. Perlintasan dengan saluran air kurang dari 6 enam meter dapat memakai pelindung besi kanal UNP 15, yang ditangkupkan. Jika lebih dari 6 enam meter, maka kabel diletakkan pada jembatan kabel. Perlintasan dengan saluran air kurang dari 1 satu meter dapat langsung ditanam sekurang – kurangnya 1 meter di bawah dasar saluran air, namun harus dilindungi pasir dan batu Persilangan Crossing dengan SungaiUntuk persilangan atau perlintasan dengan sungai yang lebarnya sekurang-kurangnya20 meter, maka sebaiknya memakai saluran udara.
sebutkan bagian kabel tanam langsung